a) Latar Belakang Masalah
Pegawai Negeri Sipil sebagai unsur Aparatur Negara dan Abdi Masyarakat, adalah salah satu unsur penting dalam melaksanakan tugas-tugas Pembangunan Nasional.
Keberhasilan Pegawai Negeri Sipil melaksanakan tugas-tugas pemerintahan, terutama dalam mensukseskan Pembangunan Nasional ditentukan oleh beberapa faktor, antara lain yang penting adalah faktor jaminan sosial untuk Pegawai Negeri dan keluarganya. Pemberian jaminan sosial yang memadai pada masa aktif saja, belum menjamin sepenuhnya keterangan kerja pegawai negeri. Oleh karena itu jaminan hari tua atau dana pensiun Pegawai Negeri dan keluarganya mutlak diperlukan mengingat mempunyai kaitan yang erat dengan ketenangan, semangat dan disiplin kerja serta dedikasi terhadap tugas-tugas yang diembannya. Banyak tujuan dari program pensiun, yakni untuk memberikan jaminan hari tua bagi Pegawai Negeri pada saat mencapai usia pensiun dan sebagai penghargaan atas jasa-jasa Pegawai Negeri kepada Negara yang bersangkutan memberikan pengabdiannya kepada Negara.
Untuk itu, sejak tahun 1960, pemerintah telah memikirkan usaha meningkatkan kesejahteraan hari tua Pegawai negeri dan keluarganya, yang dirintis melalui konferensi kesejahteraan Pegawai Negeri yang dihadiri oleh semua kepala urusan pegawai dari seluruh Departemen yang berlangsung di Jakarta tanggal 25 sampai 26 juli 1960. Namun banyak Pegawai Negeri yang baru pensiun menemukan kendala dalam mengambil dana pensiunnya dan berikutnya dimana mereka harus mengambil dana pensiunnya. Maka dari itu, diperlukan penerapan sistem informasi akuntansi dalam sebuah perusahaan jasa saat ini.
Menyadari, pentingnya penerapan sistem informasi akuntansi dan adanya kendala atau hambatan dalam pengambilan dana pensiun, maka penulis memutuskan untuk menyusun skripsi dengan judul “ Analisis Sistem Informasi Akuntansi Dalam Pengambilan Dana Pensiun Pada PT. TASPEN (Persero Bogor) “

About these ads