Banyaknya problema kehidupan yang kita hadapi di kehidupan sehari – hari. Masalah yang selalu datang menimpa status sosial seseorang.Itu semua tak bisa kita hadapi sendiri tanpa adanya orang lain yang selalu menjaga kita dan mendinginkan otak kita dalam menghadapi sebuah masalah. Sahabat adalah jawabannya!

Pertemanan yang kita jalin adalah suatu kebahagiaan buat kita dalam melakukan sosialisasi. Apalagi pertemanan ini sangat kita butuhkan. Ketika seseorang mempunyai masalah, temanlah lah yang selalu berada di samping kita, namun tak selamanya jiwa dari teman selalu berada di samping kita. Teman ibarat kulit kacang yang selalu memberikan kemisteriusan isi dari kulit tersebut. kita tak pernah tahu apa isi hati dari seorang teman.

Teman berbeda dengan sahabat.

Sahabat adalah sesosok karakter yang sangat kuat jiwanya dengan kita. Kita akan tahu kapan kita bisa sebut teman sebagai sahabat. Sahabat seperti isi dari kulit kacang tersebut yang selalu memberikan keterbukaan dan bisa saling menjaga kepercayaan masing – masing. Penting sekali sahabat bagi kita. Dialah diri kita sebenarnya.

Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain, tetapi justru ia berinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya (bonchie’s said)

(billy irian)