• BAB I
    PENDAHULUAN
  • 1.1 Latar Belakang Masalah
    Pegawai Negeri Sipil sebagai unsur Aparatur Negara dan Abdi Masyarakat, adalah salah satu unsur penting dalam melaksanakan tugas-tugas Pembangunan Nasional.
    Keberhasilan Pegawai Negeri Sipil melaksanakan tugas – tugas pemerintahan, terutama dalam mensukseskan Pembangunan Nasional ditentukan oleh beberapa faktor, antara lain yang penting adalah faktor jaminan sosial untuk pegawai negeri dan keluarganya.Pemberian jaminan sosial yang memadai pada masa aktif saja , belum menjamin sepenuhnya keterangan. Kerja pegawai negeri. Oleh karena itu jaminan hari tua atau dana pensiun Pegawai negeri dan keluarganya mutlak diperlukan mengingat mempunyai kaitan yang erat dengan ketenangan, semangat dan disiplin kerja serta dedikasi terhadap tugas-tugas yang diembannya. Banyak tujuan dari program pensiun, yakni untuk memberikan jaminan hari tua bagi Pegawai Negeri pada saat mencapai usia pensiun dan sebagai penghargaan atas jasa-jasa Pegawai Negeri kepada Negara yang bersangkutan memberikan pengabdiannya kepada Negara.
    Untuk itu, sejak tahun 1960, pemerintah telah memikirkan usaha meningkatkan kesejahteraan hari tua Pegawai negeri dan keluarganya, yang dirintis melalui konferensi kesejahteraan Pegawai Negeri yang dihadiri oleh semua kepala urusan pegawai dari seluruh Departemen yang berlangsung di Jakarta tanggal 25 sampai 26 juli 1960. Namun banyak Pegawai Negeri yang baru pensiun menemukan kesulitan dalam mengambil dana pensiunnya dan berikutnya dimana mereka harus mengambil dana pensiunnya.
    Melihat banyaknya kesulitan dalam pengambilan dana pensiun, maka penulis merasa perlu untuk membuat suatu tulisan berdasarkan hasil kerja praktek yang dituangkan ke dalam bentuk laporan kerja praktek dengan judul “PROSEDUR PENGAMBILAN DANA PENSIUN PADA PT.TASPEN (PERSERO BOGOR)”

    1.2 MATERI KERJA PRAKTEK
    Karena begitu luasnya pembahasan mengenai sistem kerja di PT.TASPEN (Persero) Cabang Bogor, maka penulis hanya memfokuskan materi kerja praktek dalam laporan kerja praktek ini pada prosedur pengambilan dana pensiun di PT.TASPEN (Persero) Cabang Bogor.
    1.3 TUJUAN KERJA PRAKTEK
    Adapun tujuan yang ingin dicapai dari kerja praktek ini adalah : 1. Mengetahui prosedur pengambilan dana pensiun. 2. Mengetahui pihak – pihak yang menerima dana pensiun. 3. Mengetahui cara pengurusan hak pensiun.

    1.4 RUANG LINGKUP KERJA PRAKTEK
    Unit kerja dalam perusahaan/instansi yang menyangkut Akuntansi sangatlah luas, sehingga penulis perlu adanya batasan. Oleh karena itu penulis mengambil batasan untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif dalam Ruang Lingkup Kerja Praktek (Magang) yaitu dengan membatasi pembahasan dalam : “Prosedur Pengambilan Dana Pensiun Pada PT. TASPEN (Persero) Cabang Bogor”.

    Kegiatan kerja Praktek/magang tersebut,dilaksanakan pada:
    Waktu : 16 Juli s/d 13 Agustus 2008
    Pukul : 08.00 s/d 16.00
    Tempat : PT. TASPEN (Persero) Cabang Bogor
    Jln. Raya Pajajaran, Bogor 16144

    1.5 MANFAAT KERJA PRAKTEK
    Bagi perusahaan :
    1. Membantu ikut serta dalam kegiatan di PT.TASPEN (Persero) Cabang Bogor.
    2. Ikut mendukung dalam program PKL pada PT.TASPEN (Persero) Cabang Bogor.
    3. Membantu dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh PT.TASPEN (Persero) Cabang Bogor.

    Bagi penulis :
    1. Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai PT.TASPEN (Persero) Cabang Bogor.
    2. Mengenal dunia kerja sesungguhnya.
    3. Memperoleh bahan perbandingan antara ilmu pengetahuan yang telah dipelajari di perkuliahan dengan di dunia kerja.
    4. Mengembangkan sifat kreatif dan inovatif.
    5. Sarana pengumpulan data dalam rangka melengkapi penulisan laporan kerja praktek.